Selasa, 09 Oktober 2012

BAB 1 -- MENGELOLA DALAM LINGKUNGAN BISNIS DINAMIS


A. Hubungan antara Usaha, Laba, Resiko dan Kerugian
        
      Setiap orang berhak dan berkesempatan untuk mendirikan sebuah usaha. Usaha adalah aktivitas apapun untuk menyediakan barang atau jasa dengan tujuan untuk mencapai laba. Laba adalah jumlah uang yang dihasilkan dari aktivitas bisnis selain biaya yang dikeluarkan untuk gaji karyawan dan biaya-biaya lainnya
        Orang yang menjalankan bisnis atau usaha disebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mau mempertaruhkan waktu dan uang untuk memulai sebuah usaha. Karna setiap usaha selalu ada resiko yang akan mucul. Resiko sendiri berarti kemungkinan seorang pengusaha untuk kehilangan waktu dan uangnya.
         Salah satu resiko usaha yang paling mungkin terjadi adalah kerugian. Kerugian berarti jumlah pendapatan yang dihasilkan lebih kecil daripada jumlah pengeluaran untuk suatu usaha.


B. Bisnis dapat Meningkatkan Standar Kehidupan dan Kualitas Hidup.                   
      
     Meskipun resiko usaha pasti akan terjadi pada masa tertentu, namun hingga kini masih banyak orang yang mau mengambil resiko tersebut untuk memulai sebuah usaha. Karna dengan mendirikan sebuah usaha, maka kita akan dapat meningkatkan standar kehidupan dan kualitas hidup kita.
        Standar kehidupan merujuk pada berapa banyak jumlah barang atau jasa yang dapat kita beli dari pendapatan yang kita terima. Sedangkan kualitas hidup merujuk pada kesejahteraan masyarakat secara umum dalam hal berpolitik, keamanan, pendidikan, dll.


C. Pemangku Kepentingan (Stakeholders)

      Bisnis selalu berhubungan dengan stakeholders (pemangku kepentingan). Stakeholders sendiri berarti semua orang yang mungkin memperoleh keuntungan atau kerugian dari adanya aktivitas bisnis. Pihak-pihak yang termasuk stakeholders meliputi karyawan, pemegang saham, diler, pemasok, bankir, masyarakat sekitar lokasi usaha.

D. Faktor Produksi 
         
      Adapun beberapa faktor-faktor produsi yang merupakan sumber-sumber daya yang digunakan untuk menciptakan kekayaan, yaitu:
A) tanah
B) modal
C) tenaga kerja
D) kewirausahaan
E) pengetahuan
         Pertanyaan-nya sekarang adalah, "mengapa kewirausahaan dan pengetahuan termasuk dalam faktor-faktor produksi untuk menciptakan kekayaan?"
         Karena tanpa adanya pengetahuan dan kewirausahaan, maka ke-tiga faktor produksi yang lain tidak akan memiliki fungsi atau manfaat apapun. Misalnya, ada seseorang yang memiliki sebuah tanah yang luas-nya hingga berhektar-hektar. Namun, tanah tersebut tidak menghasilkan keuntungan apapun untuk pemiliknya (menambah kekayaan).
          Tapi, lain lagi jika pemilik tanah tersebut memiliki pengetahuan atau skill. Tanah tersebut akan dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat-lipat karena sang pemilik memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara supaya tanah tersebut dapat menghasilkan keuntungan baginya.

E. Lingkungan Bisnis
        
       Lingkungan bisnis adalah faktor-faktor sekitar yang dapat membantu ataupun menghambat aktivitas bisnis.
5 unsur dalam lingkungan bisnis yaitu:
1)     Lingkungan ekonomi dan hukum : mencakup sistem perekonomian tentang bagaimana pemerintah bekerja sama dengan atau menantang bisnis
2)     Lingkungan teknologi : mencakup tentang penggunaan atau pemanfaatan teknologi dalam bidang bisnis, misalnya penjualan yang dilakukan secara online
3)     Lingkungan persaingan : mencakup banyaknya pesaing yang memiliki bisnis sama atau serupa dengan bisnis yang kita jalankan
4)     Lingkungan sosial: berkaitan dengan adanya ragam penduduk, seperti jumlah penduduk, gender, umur, pendapatan, dll
5)     Lingkungan global : berkaitan dengan persaingan internasional dan meningkatnya perdagangan bebas antarbangsa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar